Rabu, 29 Maret 2017

Kelebihan Ayah Tanjongan dI Bidang QIRAATUSSAB`AH (QIRA`AH TUJUH)

AYAH TANJONGAN MEMPUNYAI KELEBIHAN DI BIDANG QIRAATUSSAB`AH (QIRA`AH TUJUH)

      Ayah Tanjongan mulai mempelajari Qiraatussab`Ah (Qira`ah Tujuh) pada Tahun 1991 Qiraatussab`Ah (Qira`ah Tujuh) memang rupakan  hal yang langka di aceh ini, sudah jarang sekali orang yang mampu menguasainya secara ilmiyah, semenjak mengaji di Dayah Malikussaleh panton labu ayah sudah di anggkat sebagai imam & khatib bergiliran di musalla dayah tersebut, namun demikian ayah masih mengkhawatirkan terhadap bacaan-bacaan ayat, terlebih-lebih  lagi tentang fatihah, sehingga dengan demikian ayah belajar untuk membenarkan al-qur`an kepada seorang tgk namanya tgk ismail yang bertempat tinggal di kumbang tanjong pidie, ayah mulai belajar pada tahun 1991-1994 M. waktu belajar hanya mulai 15 Syakban Sampai 27 Ramadhan, mulanya hanya ingin membenarkan atau belajar tajwit saja, setelah ayah membaca surat al fatihah dihadapan gurunya yaitu tgk ismail beliau mengugkapkan ada delapan tempat kesalahan yang perlu segra untuk diperbaiki karena surat al fatihah itu menyangkut sah tidaknya sembahyang seseorang. Ketika itu ayah tau bahwa bacaan ayah kurang tepat dalam membaca Al`Qur`an walaupun sudah sering menjadi imam didayah Malikussaleh panton labu.

            Abu ismail kumbang tanjung merupakan orang yang tashih dalam ilmu tajwid beliau juga tashih dalam bidang ilmu Qiraatussab`Ah ( Qira`ah Tujuh ) beliaupun berguru pada seorang ulama Ahli Qira`ah tujuh yaitu Tgk. Abdurrahman meunasah papeun samalanga.
            Ayah tanjongan setelah menguasai sedikit ilmu tajwid baik secara tiori maupun secara praktek maka ayah tertarik dengan ilmu Qiraatussab`ah ( ilmu Qira`ah Tujuh ) mengigat di Aceh merupakan hal yang sudah langka kita dengar yang namanya Qiraatussab`ah ( Qira`ah Tujuh ) tersebut. Dan sanggat mudah bagi orang-orang yang sudah menguasai sedikit ilmu nahu,saraf, juga memahami sedikit tafsir untuk mempelajari ilmu Qiraatussab`ah ( Qira`ah Tujuh ), dengan demikian ayah dalam jangka tiga kali ramadhan sudah dapat menguasai semua qira`ah tujuh dan disertai dengan memberi izin oleh guru untuk menggajari bagi siapa yang mau belajar dan di anggap pantas sekali lagi mau dan di anggap pantas.  
PENGALAMAN YANG MENARIK PADA KIRA`AH 7
            Diaceh Sudah Langka Dan Mampu Orang Menguasai Kiraah 7 Maka Ayah Ingin Membangkin Dan Meneruskan Perjuangan-Perjuangan Dari Guru-Guru Yang Bisa Menguasai Dibidang Kira`ah. Maka Ayah Sangat Semangat Dan Menarik Ingin Belajar Kira`ah 7, Pada Tgk Ismail (Alm), Tujuan Ayah Untuk Menyambung Generasi Dalam Kesenambungan Dibidang Kira`ah 7 Tersebut.

Wirid Yasin


Shalat Berjam`ah